Ada apa dengan PSM?

Kado Ultah yang memilukan

isl-indonesia-super-leagueSehari sebelum pertandingan suporter sangat yakin bahwa PSM pasti bisa membungkam tamunya PSPS Pekanbaru sebagai hadiah Ultah PSM yang ke-94 tahun, ini diamini oleh beberapa media cetak ternama di Makassar yg memprediksi PSM akan pesta gol ke gawang Dede(kiper PSPS). Dengan rasa optimis yg tinggi,saya dan beberapa teman yg ikut menonton pertandingan tidak pernah terfikir bahwa kenyataan berubah 360 derajat begitu gol pertama lahir dari kaki Dzumafo herman(striker PSPS asal Kamerun) Kami dan kelompok suporter terus meneriakkan yel2 agar PSM tidak down,tapi sampai peluit akhir babak pertama ditiup wasit najamuddin asal Balikpapan tsb skor tdk berubah.

Pergantian pemain yg terlambat

Memasuki babak ke-2 saya fikir pasti pelatih Hanafing sudah melakukan pergantian yakni Baroni dan Diva Tarkas yg menurut pandangan saya tampil di bawah form.Nanti menit ke-49 Asri Akbar masuk menggantikan Baroni.seandainya Asri masuk setelah PSM tertinggal 0-1 di babak pertama,bisa jadi permainan PSM akan kembali hidup karena Asri mempunyai tipe permainan khas anak Makassar yakni tdk akan membiarkan lawan memainkan bola.Apa boleh buat mungkin PSM lagi sial malam ini, jangankan bisa menyamakan kedudukan di menit ke 62 malah kebobolan lagi kembali aksi dari Dzumafo.

Suporter PSM belum bisa menerima kekalahan

Sepertinya sudah seperti tradisi,bahwa tiap tahunnya PSM pasti mengalami kejadian seperti kemarin malam. musim lalu juga terjadi kerusuhan ketika secara memalukan  PSM dikalahkan Persela Lamongan 1-3.Mungkin para suporter punya pemikiran bahwa,kalau PSM kalah dikandangnya apalagi kalau main di kandang lawan.Makanya Suporter mematok kemenangan sudah merupakan harga mati apabila main di Makassar(Mattoangin red.) bahkan ada suporter yang mengatakan seandainya Persija atau Persipura yg mengalahkan PSM di sini,mungkin kami bisa maklum tapi ini PSPS lho yg notabene tim promosi dari Divisi Utama belum lagi merujuk catatan pertemuan kedua tim,PSM belum pernah kalah dari PSPS kandang maupun tandang.Tapi dasar Liga Indonesia,catatan sejarah pertemuan tidak bisa dijadikan rujukan lain halnya Liga2 Eropa yang biasa mengandalkan Sejarah pertemuan kedua tim.

mari kita doakan dan tetap memberikan dukungan buat tim kebanggan masyarakat Sulawesi Selatan ini, semoga ini tidak lagi terjadi pada pertandingan-pertandingan selanjutnya,BRAVO PSM…!!!

RexiGol

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s